Kunjungan Wisatawan Eco-Wisata ke Hutan Jati Glagah: Laku Nyawiji Wana Glagah

AGUS BUDIYANTA 19 Januari 2026 09:42:03 WIB

(SID - GC) - Jumat, 16 Januari 2026 Pemerintah Kalurahan Giricahyo menyambut dan menerima kunjungan wisatawan Eco-wisata ke Hutan Jati Glagah yang ada di Padukuhan Jambu. Tema kunjungan ini adalah: Laku Nyawiji Wana Glagah. Rombongan yang adatang adalah Prof. Thomas C. Hilde, PhD dan mahasiswa paska sarjana dari Universitas Maryland Amerika Serikat yang melaksanakan kuliah lapangan di Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Jawa. Tujuan mahasiswa internasional berkunjung ke Giricahyo adalah untuk mempelajari pengembangan desa eco-wisata menuju net zero emisi tahun 2030. Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Griya Jati Rasa yang bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Giricahyo demi kelancaran giat ini. 

Adapun rangkaian acara yang dilaksanakan yaitu tamu rombongan datang disambut dengan pentas seni dan melaksanakan briefing singkat di Joglo Mbah Gendruk Padukuhan Jambu. Selanjutnya, rombongan dan panitia serta beberapa tokoh warga setempat berjalan kaki menuju Hutan Jati Glagah untuk melihat dan mengobservasi hutan. Warga sekitar juga tampak antusias menyaksikan wisatawan asing yang datang dan dapat berbaur berinteraksi secara langsung. Rombongan melanjutkan perjalanan ke Telaga Klampok untuk simbolis penanaman bibit pohon Nyamplung (Calophyllum inophyllum). Yang mana sangat efektif menjaga kestabilan air tanah dan telaga karena akarnya kuat menahan tanah, memperlambat aliran air, meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah, mencegah erosi, serta membantu menjaga kualitas dan kuantitas air dengan kemampuannya menyerap polutan dan mengembalikan fungsi ekologis. Oleh karenanya, pohon Nyamplung ini merupakan pilihan ideal untuk penghijauan/reboisasi di berbagai kondisi tanah.

Kemudian rombongan kembali lagi ke Joglo Mbah Gendruk untuk beristirahat sebentar, melihat produksi UMKM lokal, dan menikmati makan malam. Kegiatan dilanjutkan sarasehan bertema Penguatan Iman Islam untuk Menata Giricahyo sebagai Desa Eco-Wisata Berbasis Net Zero Emisi 2030 bersama dengan narasumber yang turut dihadirkan, yaitu Rektor Institut Ilmu Alquran An-Nur Yogyakarta, Dr Ahmad Sihabul Millah MA, memaparkan peran Islam dalam mitigasi perubahan iklim. Sementara Drs Kisworo MSc dari Fakultas Bioteknologi UKDW membahas eco-wisata sebagai pendekatan terintegrasi menuju net zero emisi. Serta Ir. Edi Supriyanto dari PT Pandu Wijaya Negara menyampaikan potensi Nyamplung sebagai sumber bioenergi dan dekarbonisasi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pentas seni wayang oleh dalang cilik Ki Akbar Reza Mahendra dengan lbertajuk akon "Semar Mbangun Desa". 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung